Indopronews.id, Balikpapan – Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat publik kembali merebak, kali ini menyasar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Abdullah.
Pelaku diduga mencoba meminta sesuatu dari warga yang terhubung melalui akun palsu di Facebook. Menanggapi kasus ini, Abdullah segera mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai upaya penipuan yang mengatasnamakan dirinya.
“Atas nama pribadi, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya warga Balikpapan, yang telah menjadi sasaran oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab, yang berusaha melakukan penipuan mengatasnamakan saya,” ujar Abdullah.
Abdullah menegaskan pentingnya verifikasi terhadap informasi yang mencurigakan. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kebenaran jika menerima permintaan apa pun yang mengatasnamakan dirinya.
“Untuk menyakinkan jika itu bukan saya, silakan konfirmasi langsung. Jangan sampai jadi korban penipuan dari aksi oknum tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Dirinya juga meminta warga tidak ragu menghubungi dirinya langsung melalui telepon atau WhatsApp untuk memastikan keaslian informasi. Langkah ini dinilai penting agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban penipuan serupa.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat Balikpapan untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan identitas publik figur.
Abdullah berharap kejadian serupa dapat dicegah melalui kerja sama antara masyarakat, pihak berwenang, dan pejabat publik untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap ancaman digital seperti in.












