Indopronews.id, Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sigit Wibowo, mengajak Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Graha Indah, Balikpapan, untuk lebih aktif dalam mengusulkan program Pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Sigit dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di The Hotel 101 Yogyakarta, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi Kaltim, dengan Sigit sebagai narasumber utama.
Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyampaikan materi terkait mekanisme usulan aspirasi masyarakat melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Kaltim. Dirinya menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, khususnya pengurus LPM, dalam proses pengusulan program pemberdayaan masyarakat.
“Saya merasa sangat bersyukur karena melalui aspirasi kita, kegiatan Bimtek ini bisa terlaksana dengan baik. Semoga acara ini dapat meningkatkan pengetahuan serta pemahaman para pengurus LPM tentang bagaimana mekanisme usulan program pembangunan dapat dijalankan,” ungkap Sigit.
Menurut Sigit, kegiatan semacam ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas LPM, karena selain menambah pengetahuan, juga memberikan wawasan mengenai prosedur pengusulan program pembangunan melalui sistem yang ada.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang bagaimana mengawal dan mengusulkan program yang bermanfaat bagi masyarakat di tingkat kelurahan,” ucapnya.
Sigit juga menjelaskan bahwa setiap usulan program yang diajukan harus melalui sistem informasi pembangunan daerah (SPID) dan tercatat dalam kamus usulan. Ia mengingatkan pengurus LPM untuk aktif dalam mengusulkan program, baik itu bantuan keuangan, hibah, maupun bantuan sosial (bansos), untuk memastikan masyarakat memperoleh manfaat maksimal dari program-program pembangunan tersebut.
“Jangan ragu untuk mengusulkan program. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat di lingkungan kelurahan,” tambahnya.
Kegiatan Bimtek ini diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan kapasitas pengurus LPM dalam mengelola dan mengusulkan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat. (Sb/ASV/DPRDKALTIM)












